Matahari terbangun di pintu pagi
Aku terjaga di ujung mata panah
Kembali kugelar berhelai kanvas
Melukis Rangkat di gundah duha
*
Lagu sunyi melantun di bibir senja
Kugariskan pelangi di antara gunung dan sawah petani
Rangkat diguyur gerimis
Dan malam segera tersenyum manis
*
Rembulan hilang purnama
Gemintang tiada lara dan lena
Sebab pada sebuah frame
Rangkat nampak berkilau tiada gurau
Memeluk lelap dalam mimpi indah
Ku coba menggambar Pancaran Hati
Suasana rindu yang tak terperi
Kugapai warna pesona pikat
Dilirik syahdu kerlipan mutiara jagad
Kusapukan kuas melukiskan dawai-dawai kecapi surgawi Desa Rangkat
*
Gemulaimu menebarkan nada-nada indah
Tumpah ruah pada dedaunan yang dipeluk embun
Kulukis Semburat rasa pada garis rupa
Ada warna cinta yang menjadikannya menyentuh.
Kusadari, kuas diksiku tak mampu melukis indahmu
22 Februari 2011
Senja di Desa Rangkat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar